Friday, 25 October 2013

Di manakah kita berada?

Entry kali ini...terhasil selepas mengenali beberapa kenalan di dalam perniagaan mahupun kehidupan seharian.
Perbezaan latarbelakang juga kadangkala mempengaruhi juga segala tindakan yang dilakukan selain pengaruh luaran.
Dalam perniagaan khasnya..sy mengenali ramai orang yg berbeza ragam dan pendekatan...dari situ kita belajar untuk lebih matang..
Adakala dgn  teman teman juga dpt memberi kita ilmu baru utk dimanfaatkan hingga akhir hayat...Matlamat kita mmg satu...menuju ke akhirat...tetapi pendekatan yg berbeza...seperti juga penyelesaian di dalam pengiraan...pelbagai cara blh dilakukan utk mencari jawapan yg satu...Begitulah juga hidup kita..
Malam ini saya rasa terpanggil meluahkan sesuatu kerana sy dpt belajar dlm bbrp minggu ini dlm mengenali seseorg secara lbh dekat lg...
Terus terang mmg sy dan dia punya cara berbeza...ttp bagaimana utk saya jadikan perbezaan itu menjadi satu?

Bagaimana utk menggabungkan idea yg ada utk menjadi lebh berguna?

Bagaimana pula bila berlaku konflik di dlm hubungan itu dpt diselesaikan?

Sangat sedih bila kita kehilangan teman hanya atas alasan tidk punya pendapat yg sama..ataupun hilang rasa percaya..

Bagaimana pula saya jenis org yg tdk memilih teman sebegini dpt menjadikan konsep itu berkekalan?

Sudah semestinya bila bertambah kenalan maka bertambh byk kita akan mengenali org..

Kenapa pula ada yg jenis pendiam ttp bila kita mulakn perbualan maka terus mesra..
Tapi..ada juga yg tdk berubah iaitu..sepatah kita tanya sepatah dijawab..
Lg bagus bila bahasa badan saja mereka gunakan utk meluahkan sesuatu,.
Pandaikah kita meneka?
Kalau suami isteri tu fahamlah..hehe

Bagaiman pula bila dlm perbualan kita rasa tidak selesa dan ingin memberitahu pada teman berbual tadi...
Bagaimana juga dlm ketidakselesaan itu kita cuba menjadi lbh selesa?Sama ada kita jadi dia ataupun dia jadi kita?

Mlm ini byk saya nak berkongsi pengalaman...
Mungkinkah sbb sy mudah mesra maka org byk bertanya kpd saya?Yg bertanya tu lbh byk org yg lebh muda drpd umur saya..
Bagaimana pula saya sbg yg lbh senior...bijak utk memberi jawapan supaya lbh berhikmah..
Yelah..org org muda..darah pun masih muda..
Silap haribulan kita pulak yg kena...drpd perkongsian jadi perpisahan pula..

Sy pula fikir,sy dh cukup kenal dgn org dan sudah blh mengatasinya.,,slps byk merantau di tempt org dan kenal ramai kenalan tk kira lelaki atau perempuan..tetapi rasanya sy blm cukup berjaya slps sy gagal utk berkomunikasi secara berhikmah dgnnya..
Maka saya pun mencari sesuatu bahan rujukan utk mencari sebabnya..rupa rupanya...inilah dia yg sy jumpe...

Kenali Ciri Peribadi anda.

Semakin bertambah usia manusia, permasalahan yang dihadapi semakin kompleks. Sesuai dengan latar belakang pendidikan, lingkungan, dan pengalaman, setiap orang menghadapinya dengan cara yang berbeda-beda. Kecenderungan perilaku inilah salah satunya yang mencerminkan kepribadian seseorang. Tidak jarang gangguan kejiwaan timbul karena ketidakmampuan untuk menyesuaikan diri terhadap stress, dan biasanya sesuai dengan ciri kepribadian yang dominan dari orang tersebut.

Menurut Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa edisi III (PPDGJ III) yang saat ini berlaku di Indonesia, ada 8 ciri kepribadian yang khas. Mungkin seseorang dapat memiliki ciri yang mirip pada beberapa macam ciri kepribadian, akan tetapi biasanya ada satu ciri kepribadian yang dominan.Di bawah ini adalah gambaran ringkas mengenai ciri kepribadian yang disebutkan dalam PPDGJ III:

1. Ciri Kepribadian Paranoid
Seseorang dengan ciri kepribadian ini cenderung sangat peka, sering menyimpan dendam dan kecurigaan yang mendalam. Orang ini juga merasa dirinya sangat penting dan gigih dengan pendapatnya meskipun seringkali tidak berdasar.

2. Ciri Kepribadian Skizoid
Orang dengan kepribadian skizoid jarang memiliki aktivitas yang memberi kesenangan, cenderung bersikap dingin, tidak peduli terhadap pendapat orang lain, lebih senang dengan aktivitas yang dilakukan sendiri, jarang memiliki teman dekat dan kurang sensitif terhadap norma dan kebiasaan sosial.

3. Ciri Kepribadian Dissosial
Orang ini kerap kurang peduli dengan perasaan orang lain, tidak bertanggung jawab, tidak peduli terhadap norma, peraturan dan kewajiban sosial. Orang dengan kepribadian ini jarang memiliki hubungan yang bertahan lama, sering melampiaskan frustasi dan agresi, jarang merasa bersalah, kurang mengambil manfaat dari pengalaman dan cenderung menyalahkan orang lain.

4. Ciri Kepribadian Emosional Tak Stabil
Terdapat kecenderungan untuk bertindak secara impulsif tanpa mempertimbangkan konsekuensinya, serta kurang dapat mengendalikan diri dan emosinya tidak stabil.

5. Ciri Kepribadian Histrionik
Ekspresi emosi yang dibuat-buat dan dibesar-besarkan, serta mudah terpengaruh oleh orang lain dan keadaan. Orang ini perasaannya labil, sering mencari perhatian baik, mengharapkan penghargaan berlebihan dari orang lain dan mementingkan daya tarik fisik.

6. Ciri Kepribadian Anankastik
Orang ini memiliki perasaan ragu-ragu dan hati-hati yang berlebihan, berlebihan dalam hal-hal yang rinci, peraturan, daftar, urutan, organisasi atau jadwal. Orang ini bersifat perfeksionis, teliti berlebihan, terpaku pada kebiasaan sosial, kaku, keras kepala dan pemaksaan agar orang lain melakukan persis dengan caranya.

7. Ciri Kepribadian Cemas (Menghindar)
Perasaan tegang dan takut yang menetap, merasa dirinya lebih rendah dari orang lain, bersikap berlebihan terhadap kritik dan penolakan. Orang dengan kepribadian ini enggan bersosialisasi kecuali bila yakin akan disukai, membatasi diri dalam hal gaya hidup dan menghindari aktivitas sosial karena takut dikritik dan ditolak.

8. Ciri Kepribadian Dependen
Mendorong atau membiarkan orang lain mengambil keputusan untuk dirinya, kepatuhan yang tidak semestinya dan enggan mengajukan permintaan yang layak pada siapa dia bergantung. Merasa tidak enak dan tidak berdaya bila sendirian, ketakutan berlebihan jika ditinggalkan dan dibiarkan mengurus diri sendiri, serta tidak mampu membuat keputusan sendiri.

Dengan mengenali ciri kepribadian, kita dapat mengenali kelebihan dan kelemahan kita, sehingga kita dapat menyesuaikan diri dalam menghadapi stress terhadap masalah yang dihadapi. Misalnya seseorang dengan ciri kepribadian paranoid dapat melatih dirinya untuk berpikir positif terhadap sekitarnya, sehingga kecurigaan diri yang berlebihan tidak menimbulkan stress bagi dirinya.

Seseorang dengan ciri kepribadian dependen dapat mulai belajar untuk mandiri, atau seseorang dengan ciri kepribadian anankastik tidak menjadikan sifat perfeksionisnya sebagai tekanan bagi diri dan lingkungannya atau bahkan mengenali potensinya untuk mengorganisir orang lain.

Pada dasarnya tidak ada manusia yang sempurna, yang terpenting adalah bagaimana kelebihan yang dimiliki bermanfaat bagi orang lain dan kekurangan yang dimiliki tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Kemudian saya terjumpe lg beberapa entry tentang ciri ciri manusia...
Salah satu jenis psikotes yang palin banyak digunakan di dunia adalah Enneagram. Kata Enneagram berasal dari bahasa Yunani ennea berarti sembilan dan grammos berarti sesuatu yang digambarkan. Tes ini dikembangkan oleh Oscar Ichazo (Psikolog kelahiran Bolivia) dan Claudio Naranjo (Psikiater kelahiran Chili) pada tahun 1950-an dan didasarkan pada pengajaran G.I.Gurdjieff.
Kesembilan jenis kepribadian ini digambarkan dalam diagram yang masing-masing kepribadian saling memiliki hubungan Tes Enneagam ini berfungsi untuk mengetahui bentuk-bentuk kepribadian manusia yang dibagi menjadi 9 jenis. Jenis kepribadian tersebut adalah: 

 9 Tips Kepribadian berdasarkan Enneagram :
1. Reformer / PerfeksionisSeorang yang rasional dan sangat idealis. Punya jiwa kuat dalam membedakan benar dan salah. Umumnya seorang guru, atau agen perubahan (agen reformasi). Ingin selalu memperbaiki yang salah. Tapi terkadang terlalu kritis dan terlalu perfeksionis.

2. Giver / HelperSeorang yang berjiwa merawat, peduli kepada sesamanya. Berhati lembut, tulus dan empati kepada orang lain. Mau berkorban untuk orang lain. Suka membantu orang lain. Namun terkadang terlalu sentimentil (perasa). Terkadang punya masalah dalam hal menyampaikan kebutuhannya sendiri kepada orang lain. Menuntut orang lain mengerti kebutuhannya. 
3. Achiever/ Motivator/ PerformerSeorang yang berorientasi pada prestasi. Energik, bersemangat, percaya diri. Punya ambisi untuk maju. Terkadang terlalu berpikir tentang pandangan orang lain terhadap dirinya. Terlalu gila kerja dan terlalu suka bersaing untuk menang.
4. Romantic / Artist/ IndividualistSeorang yang sensitif dan introspektif (melihat kedalam diri sendiri). Kreatif, dapat mengekspresikan diri. Terkadang emosinya berubah-ubah (moody). Terlalu menarik diri dari pergaulan. Kurang nyaman bertemu banyak orang. Terkadang mengasihani diri sendiri. 
5. Observer / Thinker / InvestigatorSeorang yang memiliki otak cerebral kuat. Punya rasa penasaran tinggi. Ingin mengetahui sesuatu secara mendalam. Mampu berkonsentrasi terhadap keahlian-keahlian yang rumit. Mandiri. Inovatif. Dan punya kemampuan inventif (menemukan sesuatu). Terkadang terlalu asyik dengan konsep-konsep gagasannya sendiri. Dapat melihat dunia dengan cara pandang yang berbeda. Terkadang terlalu memisahkan diri dari bertemu banyak orang.
6. Loyalist / PessimistSeorang yang terlalu menekankan rasa aman. Punya komitmen. Bertanggungjawab, dapat bekerja keras. Sering meragukan diri sendiri. Kurang yakin dan kurang percaya diri. Kurang bisa mengambil keputusan.
7. Generalist / Optimist / AdventureSeorang yang selalu sibuk. Punya sikap terbuka terhadap orang lain. Berjiwa spontan. Bersemangat. Selalu optimis dan yakin pada diri sendiri. Terkadang kurang disiplin mengerjakan satu hal. Kurang fokus. Selalu mencari pengalaman-pengalaman baru. Kurang bisa bersabar.
8. Challenger/ Leader / Boss/ Protector/ IntimidatorSeorang yang dominan. Percaya diri. Berjiwa melindungi. Gaya bicara langsung pada intinya. Terkadang cenderung egois dan mendominasi. Merasa dia harus mengendalikan lingkungan, dan orang-orang di sekitarnya. Cenderung mudah marah (temperamental).
9. Peacemaker / Mediator/ AccomodatorSeorang yang easygoing. Bisa mempercayai orang lain. Bisa menerima orang lain. Emosinya stabil. Cukup kreatif dan optimis. Terkadang harus mengajak orang lain untuk bepergian untuk mencari rasa aman. Selalu menghindari konflik. Tidak suka berselisih. Namun terkadang bersikap keras kepala.-
See more at: http://ens-stan.com/berita-161-9-jenis-kepribadian-manusia.html#sthash.egSAmw8I.dpuf

Jadi..di manakah saya berada?
Bagaimana pula dengan anda sendiri?
Cuba kaitkan dlm perniagaan pula yer...jom kita bincangkan bersama..

No comments:

Post a Comment